Guna Cetak Pemimpin Bangsa yang Harmoni di Era Milenial, BEM UNRI Adakan Training Organisasi III

[BEM UNRI | PRESS RELEASE]

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Perjuangan.
Hidup mahasiswa!

[Guna Cetak Pemimpin Bangsa yang Harmoni di Era Milenial, BEM UNRI Adakan Training Organisasi III]

Pekanbaru (22/11/2018) – Pengkaderan dalam sebuah organisasi memiliki sifat yang vital dalam membentuk dan memelihara sumber daya manusia yang berada didalamnya. Perlu sebuah pelatihan untuk menciptakan kader agar mempunyai pemahaman yang sama demi terciptanya regenerasi yang kelak akan berjalan bersama untuk mencapai tujuan kelompok atau organisasi tersebut. Untuk itu Kementerian Dalam Universitas BEM UNRI mengadakan sebuah pelatihan dengan konsep penanaman kepemimpinan dan kerjasama bertajuk Training Organisasi III yang sukses digelar pada Jum’at-Minggu (16-18/11) lalu bertempat di Gedung Guru Riau.

Training Organisasi III merupakan jenjang kaderisasi ketiga atau atas yang harus dilalui oleh seorang mahasiswa Universitas Riau yang bertujuan untuk mengasah jiwa kepemimpinan dan membangun jiwa berkarakter pancasila dengan memenuhi beberapa persyaratan. Dengan mengangkat tema: Siap menjadi Generasi Pemimpin Bangsa yang Harmoni di Era Milenial, menghadirkan sejumlah pemateri yang ahli dibidangnya, seperti Faizal Indra Rangkuti S.E, Triandi Bimankalid S.H, Dimas Pradhasumitra Mahardika, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, anggota DPD Provinsi Riau, Heriyanto, S.H, dan Irhamni, S.H, M.H.

Peserta yang berasal dari setiap fakultas di Universitas Riau terlebih dahulu berkumpul di Masjid Arfaunnas yang kemudian akan bertolak ke Gedung Guru Riau pada Jum’at sore (16/11). Malamnya peserta di perkenalkan dengan struktur kepengurusan serta tupoksi 12 kementerian yang saat ini bersatu dalam sebuah kabinet dengan nama Kabinet Harmoni Perubahan. Turut hadir didalamnya para menteri, sekretaris kementerian serta pengurus BEM UNRI dan Presiden Mahasiswa serta Wakil Presiden Mahasiswa BEM UNRI Kabinet Harmoni Perubahan. Pengenalan lembaga eksekutif tertinggi di kampus biru langit ini berlangsung hingga pukul 21.00 WIB.

Pada Sabtu (17/11) dilangsungkan pembukaan Training Organisasi III dengan menghadirkan Ketua Forum Wakil Dekan III Universitas Riau yakni Dr. Iwantono, M.Phil, Wakil Presiden Mahasiswa yakni Dedy Prianto serta penampilan silat oleh UKM Olahraga Universitas Riau. Master of Training (MOT) pada pelatihan ini adalah Syafrul Ardi seorang Gubernur Mahasiswa BEM FMIPA Universitas Riau. Selanjutnya pelatihan dimulai dengan memberikan pemahaman akan advokasi lanjutan yang disampaikan oleh Faizal Indra Rangkuti, S.H yang juga merupakan seorang Menteri Advokasi Kabinet Sejuta Karya. “Manajemen konflik berbicara mengenai hati, mengenai emosi dan bermula dari hati. Manajemen konflik juga dihadapkan dengan persoalan jiwa”, ujarnya saat berada di depan 73 peserta pelatihan. Materi ini dimoderatori oleh David Herlambang selaku Gubernur Mahasiswa BEM Fakultas Hukum.

Dilain kesempatan, diadakan Forum Group Discussion (FGD) yang dikomandoi oleh Faldhany Hidayat selaku Menteri Sosial Masyarakat. FGD ini membahas mengenai setuju atau tidaknya perilaku LGBT yang akhir-akhir ini menjadi sorotan oleh aktivis mahasiswa dan beberapa kalangan di Indonesia.

Selepas ishoma, materi dilanjutkan dengan pembahasan mengenai perencanaan strategis yang disampaikan oleh Ahmad Hijazi selaku Sekretaris Daerah Provinsi Riau dan anggota DPD Provinsi Riau. Adapun rincian pembahasannya adalah mengenai hubungan SDM dengan analisis SWOT, penataan kader, serta perencanaan tata letak kader. Materi ini berlangsung hingga asar dan dimoderatori oleh Adi Iman Rananda selaku Gubernur Mahasiswa FPK.

Keaktifan dan kekritisan peserta pelatihan terus diasah melalui FGD kedua dengan pembahasan perencanaan strategis oleh Dimas Pradhasumitra Mahardika. Terlihat pada FGD kali ini, peserta pelatihan bersemangat dalam merancang sebuah kegiatan dengan berdasarkan pada perencanaan strategis yang sudah dibahas sebelumnya. Oleh Dimas, peserta dibuat berkelompok dengan anggota 5-7 orang. Masing-masing kelompok merancang sebuah kegiatan yang nantinya dapat diaplikasikan ke masyarakat.

Tak cukup sampai disana, peserta terus diberi materi-materi mengenai kepemimpinan yang salahsatunya membahas mengenai manajemen konflik. Oleh Triandi Bimankalid, S.H materi dibagi menjadi beberapa sub dengan rincian fungsi dan kedudukan konflik dalam kelembagaan, bagaimana mengatasi dan menyelesaikan konflik, konflik dan pengembangan serta dinamisasi kelembagaan. Sesi ini dimoderatori oleh Aulia Putra selaku Menteri Lingkungan Hidup.
Malam masih berlanjut dengan FGD ketiga pada Sabtu malam (17/11). FGD ini dipimpin oleh Heriyanto, S.H dengan membahas Peraturan Ristekdikti No. 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Lingkungan Kampus.

Pada Minggu (18/11) pagi peserta pelatihan mengisi waktu dengan senam bersama di depan Gedung Guru Riau. Selanjutnya materi keempat mengenai bela negara disampaikan oleh Irhamni S.H, M.H yang dimoderatori oleh Dzulfaqar selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Materi keempat ini menjadi materi penutup Training Organisasi III yang diselenggarakan selama 3 hari.

“Setelah mengikuti TO III ini banyak hal baru yang kami dapat terutama dalam hal ilmu dan pengalaman, bisa mengukur kemampuan diri juga karena disini kita melihat orang-orang yang pengetahuannya lebih luas, memiliki wawasan tentang kultur fakultas yang berbeda di Universitas Riau. Panitia dan MOT yang terkadang terkesan otoriter namun itu demi kedisilinan kami sebagai peserta pelatihan. Saya sebagai alumni TO III berharap selepas ini kami akan dapat menjalankan amanah dengan kepentingan masyarakat bukan individu serta silaturahmi akan terus berjalan dan mampu menularkan nilai kebaikan pada mahasiswa lainnya”, ujar Cepi Ira Lestari saat ditemui usai penutupan Training Organisasi III. (UM)

Kabinet Harmoni Perubahan
BEM UNRI 2018/2019

#KEMENDANIV2018_2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *