Kemenhadkesma Adakan Forum Advokasi Ketiga

[BEM UNRI | PRESS RELEASE]

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam Perjuangan.
Hidup Mahasiswa!

[Kemenhadkesma Adakan Forum Advokasi Ketiga]

Pekanbaru (10/11/18) — Forum Advokasi yang rutin dilaksanakan dalam dua pekan sekali dan dicanangkan untuk diselenggarakan secara bergilir di fakultas-fakultas se Universitas Riau, kali ini diadakan di Sekretariat BEM FISIP UNRI pada Kamis (8/11). Forum dibuka pada pukul 14.15 WIB oleh Utari Angdriani selaku PJS Kadiv Advokesma BEM FISIP, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan dan evaluasi oleh Menteri Hukum dan Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa BEM UNRI yakni Popo Haryanto.

Evaluasi yang disampaikan terkait dengan revisi UKT Reguler 2018, dimana setiap kelembagaan mahasiswa membantu dalam memberikan informasi terkait persyaratan dan kelengkapan berkas pemohon revisi UKT. “Tahap revisi UKT Reguler sudah sampai pada penyerahan berkas dari Fakultas ke Tim UKT Universitas. Tahapan ini akan terus dipantau progressnya oleh Kemenhadkesma hingga pengumuman hasil. Diperkirakan proses ini akan selesai paling lambat pada akhir Desember karena memeriksa berkas UKT memerlukan waktu”, ujar Popo.

 

Kemudian kembali dijelaskan bahwa setelah pengumpulan berkas revisi UKT reguler ini akan dibuka revisi UKT bagi mahasiswa yang sedang melakukan Tugas Akhir. Kepastian jadwal akan diinformasikan secara resmi melalui surat edaran dan informasi di grup forum advokasi yakni Armada Biru Langit yang beranggotakan kadis, sekdis dan staff Advokasi di setiap kelembagaan mahasiswa dan Kemenhadkesma BEM UNRI.

Pada kesempatan ini juga beberapa perwakilan kelembagaan mahasiswa menanyakan terkait kelanjutan dan progress beberapa aksi yang telah dilaksanakan, khususnya aksi yang dikomandoi Kemenhadkesma.

“Aksi merupakan gerakan yang tertinggi, setelah aksi ada gerakan-gerakan kecil yang mungkin tidak terlalu masif infonya sehingga terkesan tidak ada progres. Sebenarnya kita punya capaian dari aksi-aksi tersebut. Pada aksi terkait sengketa lahan, capaiannya adalah kita mahasiswa diundang rapat oleh Sekda Provinsi untuk membahas upaya hukum apa yang akan dilakukan, kemudian kita mendapat data-data dari pihak pemerintah provinsi dan tim lahan sehingga bisa dibuat kajiannya, langkah selanjutnya adalah kita menginginkan ada forum dimana forum tersebut dihadirkan pihak Pemprov, pihak UNRI dan pihak HTJ. Namun itulah yang sampai saat ini belum bisa terlaksana. Kemudian untuk aksi terkait Plt. Rektor, diakui memang masalah ini stagnan, hal ini disebabkan karena sulitnya Plt. Rektor untuk ditemui. Kita juga tidak bisa mendesak Plt. Rektor karena yang memilih rektor adalah Menristekdikti, beliau hanya pelaksana tugas, namun tidak ada salahnya juga kita sebagai mahasiswa menyampaikan aspirasi mahasiswa yang resah terhadap proses pilrek ini yang tak kunjung usai. Insya Allah Kemenhadkesma akan tetap konsisten dalam memantau dan mem-follow up progress dari setiap aksi yang telah kita laksanakan”, ujar Popo kembali.

Forum ditutup pada pukul 15.17 WIB dan diakhiri dengan sesi foto bersama didepan gedung gelanggang mahasiswa FISIP. (ASR)

Kabinet Harmoni Perubahan
BEM UNRI 2018_2019

#KEMENHADKESMA2018_2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *