ANJLOKNYA RUPIAH

[BEM UNRI | INFOGRAFIS]

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Perjuangan
Hidup Mahasiswa!

[ANJLOKNYA RUPIAH]

Perekonomian suatu negara dapat dikatakan relatif baik atau stabil apabila kurs negara tersebut dalam kondisi stabil. Secara alami, nilai tukar mata uang dipengaruhi oleh kondisi penawaran dan permintaan (supply-demand) pada mata uang tersebut.

Selasa (04/08) rakyat Indonesia dibuat geger dengan depresiasinya kurs rupiah terhadap dollar yang menembus Rp 15.029 per USD, ini adalah nilai terlemah sejak krisis moneter 1998. Pada akhir September dan Desember 2018 rupiah akan kembali menguat oleh kekhawatiran naiknya suku bunga the Fed kembali, bahkan pada 2019 diproyeksikan suku bunga Amerika Serikat akan mencapai posisi 3,25%.

Dari sekian banyak penyebab yang ada, BEM UNRI melalui Kementerian Sosial dan Politik mengclusterkannya menjadi faktor eksternal dan internal.

➡Faktor Eksternal, yakni :
(1) Kebijakan The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) menaikkan Fed Fun Rate (tingkat suku bunga acuan AS)
(2) Dampak perang dagang Amerika Serikat dan China
(3) Melambungnya harga minyak mentah dunia

➡Faktor Internal, yakni :
(1) Neraca perdagangan Indonesia yang mengalami defisit
(2) Utang luar negeri Indonesia
(3) Pengusaha simpan Devisa Hasil Ekspornya (DHE) diluar negeri

Lemahnya kurs rupiah ini bukan hanya sebatas akibat percaturan ekonomi
global yang terjadi, lebih dari itu sesunggunya tiang-tiang fundamental ekonomi Indonesia negatif. Apabila kondisi seperti ini terus berlanjut, maka jelas kondisi perekonomian Indonesia akan semakin memburuk.

Selebihnya dapat diunduh di KAJIAN ANJLOKNYA RUPIAH OLEH KASTRAT KEMENSOSPOL BEM UNIVERSITAS RIAU.pdf.

Berangkat dari permasalahan-permasalahan yang sedang dan akan terjadi, maka BEM UNRI dengan ini menyatakan sikap :
1. Mendesak Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) untuk merevisi UU No 24 tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa
2. Mendesak pemerintah memilih impor prioritas dan meningkatkan ekspor prioritas demi menjaga stabilitas ekonomi nasional
3. Mendesak pemerintah memilih proyek infrastruktur prioritas sebagai upaya meredam bengkaknya cicilan dan utang luar negeri pemerintah dan korporasi
4. Mendesak kepada pemerintah untuk tetap menjaga stabilitas harga bahan pokok agar kesejahteraan rakyat tetap terjamin
5. Menuntut pemerintah untuk membuat sentra-sentra produksi lokal atas pangan sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia
6. Menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi konsumsi barang -barang impor khususnya barang elektronik dan budayakan konsumsi barang dalam negeri

Kabinet Harmoni Perubahan
BEM UNRI 2018/2019

#KEMENSOSPOL2018_2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *