Rabu Sehat Mengenai Pola Makan Mahasiswa yang Buruk

[BEM UNRI | RABU SEHAT]

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam Perjuangan.
Hidup Mahasiswa!

[Rabu Sehat Mengenai Pola Makan Mahasiswa yang Buruk]
.
Selamat pagi Armada Biru Langit!
.
Setiap mahasiswa tentunya memiliki kesibukan yang berbeda-beda dan hal ini membuat kita sebagai mahasiswa tentunya ingin makan makanan yang serba instan dan tidak memperhatikan gizi seimbang, padahal gizi seimbang dengan nutrisi yang baik sangat penting untuk pertumbuhan kita sebagai mahasiswa. Nah, kali ini Rabu Sehat akan membahas tentang pola makan mahasiswa yang buruk.
.
πŸ“ŒBerikut ini makanan yang sering dikonsumsi mahasiswa namun berbahaya :
1. Kol Goreng
Sayur kol mengandung beberapa manfaat bagi tubuh seperti memiliki senyawa sulforaphane yang merupakan zat antikanker dan kandungan apigenin yang dapat menurunkan ukuran kanker payudara, loh!
Namun, jika sayur kol digoreng dapat menyebakan dampak negatif bagi tubuh kita. Hal ini dikarenakan apabila digoreng dengan suhu tinggi dan digoreng terlalu lama akan merangsang munculnya senyawa amina heterosiklik yang bersifat karsinogenik. Selain itu menggunakan minyak yang dipakai berulang kali akan mengalami proses oksidasi sehingga kandungan radikal bebasnya meningkat.
Dampak negatif dari kol goreng itu bisa merusak nutrisi yang terkandung dalam kol bahkan dapat memicu kanker, dapat menyebabkan obesitas dan serangan jantung juga.
.
2. Mie Instan yang dicampur dengan nasi
Bagi anak kos, mie instan memang paling mudah dicari karena ekonomis serta mudah untuk dimasak. Pernahkah kamu makan mie instan yang dicampur dengan nasi? Nah, ternyata hal tersebut berbahaya loh! Berikut ini bahaya mie instan yang dicampur dengan nasi :
β€’ Terlalu kaya akan karbohidrat
Mie instan dan nasi merupakan makanan yang mengandung karbohidrat. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, maka rasa lapar akan hilang. Sehingga kecukupan gizi lain yang harusnya dipenuhi menjadi tidak terpenuhi.
β€’ Merusak pankreas dan resiko diabetes melitus
Kandungan kalori dalam nasi dan efek samping mie instan sangat banyak. Jika diolah, maka hasil olahan yang berupa gula tersebut akan memenuhi tubuh. Lalu, kerja organ pankreas menjadi lebih keras dan terjadi kerusakan di pankreas. Jika sudah terjadi seperti itu, maka pankreas tidak mampu memisahkan antara gula dan darah, sehingga kedua zat tersebut menyatu dan tidak bisa terfilter. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya diabetes melitus.
β€’ Resiko tekanan darah yang tinggi
Bahaya makan mie instan memang sangat tidak baik untuk tubuh, terlebih jika dicampur dengan nasi. Terdapat zat sodium yang mampu meningkatkan tekanan darah dalam tubuh. Bahkan mampu meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler seperti jantung.
β€’ Mengganggu sistem pencernaan
Beberapa mahasiswa yang terlalu banyak mengonsumsi mie instan akan menyebabkan gangguan sistem pencernaan. Hal ini ditandai dengan mulas dan diare. Sebab pencernaan mie sendiri membutuhkan waktu pemrosesan sekitar 2 hari. Oleh sebab itu sangat berbahaya jika kita mengonsumsi mie instan secara terus menerus.
.
3. Mengkonsumsi makanan yang dibakar
Selain lauk-pauk yang digoreng, bagi sebahagian mahasiswa lauk-pauk yang dibakar kenikmatannya seolah naik dua kali lipat. Bukan lauk-pauk saja, bahkan makanan kekinian sekarang juga tidak lepas dari yang dibakar, seperti bakso bakar, sosis bakar, atau bahkan otak-otak bakar. Namun ternyata, ada beberapa bahaya jika terlalu sering mengkonsumsi makanan tersebut, berikut ini bahaya nya :
β€’ Menyebabkan kanker
Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang dibakar meningkatkan resiko terkena penyakit kanker, terutama kanker saluran cerna bagian atas. Hal ini dikarenakan tedapat senyawa kimia yaitu Heterocyclic amines atau HCAs yang muncul dari daging yang diproses atau dimasak pada suhu tinggi. Daging yang dimasak sampai berubah warna menjadi kehitaman sehingga banyak mengandung HCAs. Penelitian terbaru juga menemukan bahwa makanan yang dibakar akan beresiko menyebabkan tumbuh terjangkit penyakit kanker lambung apabila dikonsumsi dalam jangka panjang, bahaya bukan?
β€’ Menyebabkan asam lambung naik
Makanan yang dibakar sulit untuk dicerna sehingga akan menyebabkan kinerja lambung menjadi berat. Hal ini menjadi pantangan bagi mahasiswa yang memiliki penyakit lambung dan maag. Sehingga menyebabkan asam lambung menjadi naik dan meningkat.
.
4. Minuman kemasan
Rabu Sehat sebelumnya telah membahas mengenai bahaya minum teh setelah makan, bukan? Nah ternyata, mahasiswa juga memiliki kebiasaan buruk terhadap minuman yang diminum yaitu minuman kemasan. Tak dapat terelakkan lagi bahwasanya minuman kemasan sangat berkaitan erat dengan rasa yang selalu cenderung manis sehingga menggugah selera para peminumnya. Namun, terdapat beberapa bahaya meminum minuman kemasan loh, berikut ini bahaya nya :
β€’ Resiko diabetes melitus
Pada minuman yang kita minum ternyata memiliki kadar pemanis yang sangat tinggi, segingga hal ini membuat insulin bekerja ekstra untuk mengolah semua gula yang mengalir dalam darah dalam jumlah yang melonjak. Dan sebagai resiko jangka panjang insulin akan mengalami penurunan kinerja dan diabetes pun bisa terjadi.
β€’ Resiko tekanan darah yang tinggi
Minuman kemasan yang tinggi kadar kafein memang akan meningkatkan adrenalin, membuat kita bersemangat dan lebih betah terjaga untuk beraktivitas. Namun jika berlebihan dikonsumsi dalam jangka panjang hal ini tidak bagus untuk sistem kardiovaskular terutama dalam kestabilan tensi darah. Kandungan kafein tinggi tersebut akan memicu meningkatnya tensi darah bagi para peminumnya jadi, sebaiknya perlu diberikan perhatian agar jangan diremehkan demi kesehatan kita.
β€’ Menyebabkan kanker
Beragam zat tambahan yang terdapat dalam minuman kemasan baik pemanis, pewarna, pengawet dan seterusnya sangatlah berdampak buruk bagaikan racun bagi kesehatan tubuh kita. Utamanya yaitu dapat menjadi zat karsinogenik atau zat pemicu kanker bagi beberapa organ utamanya seperti saluran cerna atau lambung, sekitar daerah kerongkongan dan seterusnya. Sehingga hal ini yang dapat menyebabkan kanker pada tubuh kita.
β€’ Menyebabkan dehidrasi
Selain kopi, terdapat minuman kemasan yang memiliki kandungan kafein tinggi. Saat meminumnya bukan berarti menghilangkan haus. Namun akan semakin merasa kekeringan karena jenis minuman kafein cenderung termasuk pemicu keadaan diuretik yang erat kaitannya dengan dehidrasi. Hal ini karena suatu keadaan dimana kita mengalami rangsangan untuk selalu berkemih dan membuang urin dalam frekuensi yang sering. Konsumsi kafein secara berkepanjangan dan berlebihan bisa sangat mengganggu kondisi tubuh.
.
Itulah beberapa pola makan yang buruk bagi mahasiswa, sehingga hal ini menjadi sorotan bagi kita semua. Mahasiswa yang memiliki kesibukan terkadang tidak perhatian dengan apa yang dikonsumsi setiap hari nya. Tidak mudah memang jika mengganti pola makan yang biasa kita lakukan menjadi pola makan yang sehat, untuk itu kita harus mengerti tentang bagaimana cara menjaga apa yang akan kita konsumsi atau kita bisa mengusahakan diri untuk memasak sendiri.

Salam Harmoni.
––––––––––––––––––––
Kabinet Harmoni Perubahan
Kementerian Sosial dan Masyarakat
@bemunri
.
#RABUSEHAT
#KEMENSOSMAS2018_2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *