BEM UNRI Lakukan Kunjungan ke Ikatan Alumni Universitas Riau

Pekanbaru (21/11/2018) – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM UNRI) melalui Kementerian Luar Universitas melakukan kunjungan ke Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA UNRI) pada Rabu malam (14/11). Turut hadir dalam kunjungan ini Dedy Prianto selaku Wakil Presiden Mahasiswa, Syahnan Aly Lubis selaku Menteri Luar Universitas, Aulia Putra selaku Menteri Lingkungan Hidup, dan beberapa orang pengurus BEM UNRI lainnya. Kunjungan ini dilakukan di rumah Dinas Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi di Jalan Gajah Mada Pekanbaru.

Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Ahmad Hijazi selaku Ketua Umum (Ketum) IKA UNRI beserta Sekretaris Umum (Sekum) IKA UNRI dan Ketua Harian IKA UNRI. Tujuan dilakukannya kunjungan ini adalah untuk menjalin silaturahmi antara BEM UNRI dan IKA UNRI yang sudah lama tidak terjalin.

Berdasarkan penjelasan dari Ahmad Hijazi, IKA UNRI telah memiliki ikatan di fakultas-fakultas di UNRI. Ikatan alumni yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta dan Surabaya, dan saat ini sedang dibentuk di daerah timur Indonesia yaitu Makassar. Menurut beliau, IKA UNRI berkomitmen dalam membantu Universitas Riau dalam bentuk apapun, baik itu dalam bentuk fisik, moril, maupun kebijakan-kebijakan yang nantinya dapat membantu Universitas Riau.

“Ikatan dari IKA UNRI ini sendiri belum terjalin begitu kuat. Hal ini dikarenakan dengan kesibukan dari pengurus maupun anggota IKA UNRI sendiri yang menyebabkan belum bisanya terjalin komunikasi yang lebih ataupun pertemuan dari IKA UNRI ini”, tutur Ahmad malam itu.

Pada sesi diskusi, Dedy Prianto selaku Wakil Presiden Mahasiswa menanyakan terkait beasiswa dari Dinas Pendidikan yang sudah 2 tahun (2017 dan 2018) tidak ada, dan yang ada hanya lanjutan saja. “Beasiswa dari Dinas Pendidikan itu Bidikmisi ya, itu kan ada kerjasama, kendalanya kemaren ada hasil pemeriksaan BPK bahwa bentuk-bentuk terkait kewenangan, Perguruan Tinggi (PT) itu kan kewenangan pusat bukan kewenangan provinsi sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014, dan itulah yang menghambat. Jadi bagaimana yang lanjutan ya lanjutan terus. Yang lagi stop sekarang kita lagi mencari pijakan regulasinya. Jika pijakan regulasinya ada nanti kita akan formulasikan yang baru”, tutur Ahmad lagi

Dilain kesempatan Wahyudi Aprinal selaku Dirjen Universitas dan Alumni Kementerian Luar Universitas terkait kemungkinan ataupun peluang untuk dibentuknya Beasiswa Alumni untuk mahasiswa UNRI yang belum mendapatkan beasiswa. “Untuk membentuk beasiswa alumni ini perlu tahapan, tatkala kita memulai tentu harus berlanjut. Yang menjadi kendala sekarang adalah siapa orang yang bisa menjadi sumber dalam pendanaan beasiswa ini, itu semua harus terorganisir”.

Sebelum menutup rangkaian kegiatan, Ketua Harian IKA UNRI menyatakan bahwa pentingnya menjaga komunikasi antara mahasiswa dengan IKA UNRI. Yang perlu dilakukan adalah komunikasi yang baik untuk menciptakan harmonisasi dan kedekatan dengan alumni. Bangun komunikasi yang elegan dengan alumni. Kapan perlu diadakan acara-acara bersama untuk mengakrabkan, sehingga muncul saran ataupun ide-ide untuk kepentingan bersama.

Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari BEM UNRI kepada IKA UNRI.

Kabinet Harmoni Perubahan

BEM UNRI 2018/2019

#KEMENLUNIV2018_2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *