Sabtu, saatnya bersatu dengan harmoni

[BEM UNRI | NARASI HARMONI]

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam Perjuangan.
Hidup Mahasiswa!

Sabtu, saatnya bersatu dengan harmoni.

Kekuatan bumi Nusantara tak lepas dari adanya persatuan dari seluruh penduduk yang beragam. Maka bukan mustahil jika kata “Bhineka Tunggal Ika” yang akrab diterjemahkan “berbeda beda tetapi tetap satu juga” sudah dikenal sejak masa kerajaan, jauh hari sebelum Republik Indonesia didirikan. Kata-kata ini menjadi semboyan masyarakat Nusantara karena sejak awal sudah mengetahui bahwa keberagaman yang ada akan menjadi kekuatan yang besar manakala disatukan untuk membangun kekuatan baru.

Dikirim oleh Kabinet Harmoni Perubahan pada Sabtu, 29 Desember 2018

Persatuan dalam perbedaan yang dilakukan masyarakat dengan Harmoni dan para pejuang kemerdekaan merupakan teladan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia saat ini. Kendati demikian, tidak semua masyarakat kita saat ini mampu mengamalkan teladan baik tersebut. Bahkan, akhir-akhir ini banyak sekali kelompok radikal yang justru mempergunakan perbedaan sebagai alat pemecah belah. Mereka adalah kelompok yang sangat anti perbedaan. Siapapun yang berbeda dengan dirinya dianggap sesat dan harus dibumihanguskan. Parahnya, cara yang mereka lakukan pun dengan kekerasan.

Ingatlah, setiap kita, baik secara personal ataupun kelompok, pasti memiliki cita-cita mulia. Dan cita-cita tersebut belum tentu sejalan dengan cita-cita kolektif bangsa. Bagi seorang yang nasionalis, ia memiliki cita-cita kuat tentang kenegaraan. Bagi seorang yang agamis, ia akan dominan pada cita-cita kebahagiaan di akhirat. Begitu seterusnya. Hal ini adalah benar. Hanya saja, kita sebagai Mahasiswa mesti menyelaraskan cita-cita pribadi dengan cita-cita bersama dalam rangka menggapai perdamaian bersama. Dengan begitu, kedamaian akan kita petik bersama.

Pada Minggu ini, Narasi Harmoni Episode #11 dinarasikan oleh Syahnan Aly Lubis (Menteri Luar Universitas BEM UNRI 2018/2019 Kabinet Harmoni Perubahan).

“Sungguh naif orang yang saling membenci, padahal rasa kebencian itu hanyalah hawa nafsu belaka. Berdamailah, berdamailah. Karena harmonisasi tercipta atas dasar rasa kepercayaan dan keinginan untuk saling memahami.”

Salam Harmoni.
––––––––––––––––––––
Kabinet Harmoni Perubahan
Kementerian Komunikasi dan Informasi
@bemunri

#NarasiHarmoni
#KEMENKOMINFO2018_2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *