“Bentangkan Kertas Aspirasi, Mahasiswa UNRI Ingatkan Wakil Rakyat di Pelantikan DPRD Provinsi Riau”

Pekanbaru (09/09/2019)–Momen pelantikan anggota DPRD Provinsi Riau periode 2019-2024 dibuat ramai oleh kedatangan 3 orang mahasiswa, yakni M. Dandi, Febriansyah, Rezki Adi pada Jumat (06/09/2019). Hal ini dilakukan untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat, agar anggota DPRD yang baru dilantik bisa membuat kinerjanya lebih baik dari kepengurusan sebelumnya. Mereka membentangkan tulisan berisi diantaranya, “Tingkatkan kinerja pengawasan DPRD provinsi Riau dan kurangi kunjungan kerja yang tidak efektif.” “Jangan hamburkan uang rakyat.”

Namun, tak sampai 20 detik ke 3 mahasiswa tersebut bersama dengan Ketua Umum DPM UNRI, Arif Nanda langsung diamankan oleh pihak pengamanan dan dipaksa untuk masuk ke sebuah ruangan kemudian di interogasi.

“Kami ingin salah seorang anggota DPRD yang baru saja dilantik untuk hadir di sini agar kami dapat menyampaikan aspirasi,” ujar salah seorang mahasiswa.

Tetapi, petugas keamanan tidak menggubris permintaan tersebut. Selang 20 menit berlalu, ke 4 mahasiswa tersebut kemudian diboyong ke Mapolda Riau bersama dengan Presma BEM UNRI, Syafrul Ardi dan Menteri Sosial Politik BEM UNRI, Juni Saputra untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Tuntutan mahasiswa tidak lain adalah untuk anggota dewan yang baru saja dilantik agar mereka tidak tuli dan tidak buta mendengar dan melihat aspirasi masyarakat ke depannya, terutama tidak hanya sebatas di saat kampanye saja berkoar dengan semangatnya tapi sesudah dilantik malah lupa apa sebenarnya tugas mereka, ini yang ingin kita ingatkan,” ujar Syafrul

Sekitar pukul 16.30 WIB, ke 4 mahasiswa tersebut bersama dengan Presma dan Mensospol BEM UNRI meninggalkan Mapolda Riau setelah diminta menandatangani sebuah pernyataan perjanjian berisikan bahwa yang bersangkutan tidak akan lagi melakukan aksi yang serupa di kemudian hari.

“Aksi kita pada hari ini dibungkam, namun hal ini tidak akan menyebabkan kami sebagai mahasiswa gentar dan lengah untuk mengawal seluruh kebijakan-kebijakan yang ada di Provinsi Riau. Hari ini kami hadir sebagai pengingat kepada Anggota DPRD Provinsi Riau periode 2019-2024 agar menjalankan tupoksinya dengan baik. Kemudian, menggunakan anggaran secara efektif sehingga tidak terjadi lagi penghambur-hamburan uang rakyat seperti yang terjadi sebelumnya. Seharusnya anggaran lebih banyak digunakan untuk penyerapan aspirasi, bukan malah untuk kunjungan kerja yang tidak jelas manfaatnya untuk rakyat Riau.” pungkas Juni.

Point tuntutan yang disuarakan oleh BEM UNRI kepada anggota DPRD Provinsi Riau periode 2019-2024 adalah sebagai berikut :

1. Menuntut Perbaikan kinerja DPRD Provinsi Riau.
2. Menuntut penggunaan anggaran secara tepat guna dan tepat sasaran.
3. Menuntut agar anggota DPRD Provinsi Riau melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai wakil rakyat yang harus selalu mengedepankan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan.
4. Menuntut anggota DPRD Provinsi Riau untuk menjalankan janji kampanyenya kepada rakyat dan selalu menyerap aspirasi rakyat selama masa jabatan berlangsung. (ASR)
.

____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN SOSIAL POLITIK
.
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2019