Hai, Kolaborator Perjuangan!
.
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia digelar untuk pertama kalinya pada tanggal 10 Oktober 1992. Peringatan hari tersebut awalnya merupakan kegiatan tahunan WFMH yang digelar oleh Wakil Sekretaris Jenderal Richard Hunter. Kemudian, secara resmi diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 Oktober di seluruh belahan dunia sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Tujuannya untuk mempromosikan advokasi kesehatan jiwa dan mendidik masyarakat tentang isu-isu mengenai kesehatan jiwa.

Dikutip dari laman resmi WFMH, tema Hari Kesehatan Jiwa tahun 2019 ini adalah “Promosi Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri.” Menurut data WHO (2016), sekitar 35 juta jiwa terkena depresi, 60 juta jiwa terkena bipolar, 21 juta jiwa terkena skizofrenia dan 47,5 juta jiwa terkena demensia, serta hampir 800.000 orang meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya akibat gangguan kesehatan jiwa. WHO juga memprediksikan pada tahun 2020 mendatang depresi akan menjadi penyakit urutan kedua dalam menimbulkan beban kesehatan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jiwa, seperti menjaga pola hidup yang sehat, me time, serta memiliki hubungan yang sehat dan positif. Karena saat ini, kesehatan mental juga menjadi hal yang penting selain kesehatan fisik manusia.

Kami segenap keluarga besar BEM Universitas Riau Kabinet Sri Indrapura mengucapkan selamat Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Jiwa yang sehat adalah jiwa yang kuat dan jiwa yang kuat berada dalam tubuh yang sehat.

Hidup Mahasiswa ! Hidup Rakyat Indonesia !

.
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI

KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2019