“Melalui Forum Advokasi, Hadkesma Serukan Kawal Setiap Permasalahan Dan Isu Internal Kampus UNRI”

Pekanbaru (06/11/2019)–Dalam pelaksanaan Forum Advokasi ke empat pada (04/11/2019), Kementerian Hukum dan Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa BEM UNRI kembali membahas tentang revisi Uang Kuliah Tunggal yang masa pengajuan berkasnya ditutup pada (05/11/2019).
.
Kegiatan dibuka oleh Alfisra selaku Dirjen Hukum Kemenhadkesma BEM UNRI. Kemudian, dilanjutkan oleh Ramadhana Ari selaku Menhadkesma. Pembahasan pertama kali mengenai kendala yang dihadapi oleh setiap kelembagaan dan juga pelaporan jumlah mahasiswa yang melakukan Revisi Uang Kuliah Tunggal. Lalu, secara bergantian tiap-tiap lembaga yang hadir menyampaikan jumlah mahasiswa yang revisi UKT biasa maupun revisi UKT TA.

Menanggapi hal itu, Ari mengatakan bahwa batas akhir pengumpulan revisi UKT reguler sampai (05/11/2019). “Untuk itu, mari sama-sama kita tetap melayani mahasiswa yang berkeinginan untuk revisi UKT. Sampai seluruh berkas revisi UKT diserahkan ke tim UKT di Rektorat,” ujar Ari.
.
Setelah itu, pembahasan dilanjutkan mengenai permasalahan dan isu Fakultas yang sedang digarap oleh setiap kelembagaan. Kemenhadkesma menanyakan kepada perwakilan kelembagaan FMIPA mengenai hasil audiensi ataupun hearing Dekanat yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Roby selaku perwakilan kelembagaan FMIPA menyampaikan bahwa saat ini mereka sedang mengadvokasi kan mengenai sarana laboratorium yang tidak memadai karena kurang lengkapnya alat-alat praktikum di labor. Lalu, terkait Smart Card yang tidak ada kejelasan penggunaannya setelah lebih kurang setahun dibuat, serta perihal keamanan di FMIPA.
.
Sedangkan permasalahan dan isu di lingkungan FKIP, M. Fadli sebagai perwakilan mengatakan sedang mengawal pembangunan parkiran di 3 titik tempat di sekitaran FKIP. Melihat fakta-fakta memang FKIP sering terjadi pencurian motor. BEM FKIP juga sedang mencoba mengkaji mengenai sistem PLP yang sedang dilaksanakan oleh angkatan 2016.
.
Mengenai hasil-hasil pembahasan permasalahan dan isu tersebut, Kemenhadkesma pun memberikan beberapa saran dan masukan yang bisa dilakukan oleh lembaga di Fakultas. Agar lembaga di Fakultas mengawal segala proses yang sudah diadvokasi kan di tingkat Fakultas.
.
Pembahasan kemudian berlanjut mengenai tuan rumah Forum Advokasi Armada Biru Langit ke-5. Hal ini dilakukan agar silaturahmi antar kelembagaan Fakultas dengan BEM UNRI semakin baik. Hasil akhir dari penetapan tuan rumah Forum Advokasi selanjutnya adalah KOMAHI FISIP UNRI.

Terakhir, Ramadhana Ari selaku Menhadkesma mengatakan bahwa “Forum Advokasi ini akan rutin dilaksanakan minimal 2 kali dalam sebulan untuk membahas isu atau permasalahan di internal kampus, baik di tingkat Fakultas maupun Universitas,” ucapnya.

Forum Advokasi ditutup dengan dilaksanakannya sesi foto bersama. (RLM/RA/FLM)
.
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN HUKUM DAN ADVOKASI KESEJAHTERAAN MAHASISWA
.
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2019