“Gubri Canangkan Hutang Bangun Infrastruktur, BEM UNRI Tanggapi Dengan Aksi Bagikan Stiker Sindiran Ke Masyarakat”
.
Pekanbaru (08/11/2019) – Baru-baru ini, Syamsuar selaku Gubernur Riau mencanangkan hutang sejumlah 4,4 Triliun rupiah kepada pihak ketiga, yakni PT SMI. Dikutip dari Tribunnews Pekanbaru, hutang tersebut akan dialokasikan sebagai percepatan pembangunan infrastruktur di Riau. Meski sejumlah fraksi di DPRD Provinsi Riau menolak, namun Gubri bakal meyakinkan wakil rakyat tersebut.

Menanggapi isu polemik tersebut, BEM Universitas Riau melalui Kementerian Sosial Politik langsung turun aksi untuk menolak rencana Gubri yang berhutang. Sebelum aksi tersebut dilakukan juga sudah diadakan kajiannya. Pasalnya, Riau memiliki sumber daya alam, apabila dikelola dengan baik akan mampu membangun infrastruktur baik jalan ataupun bangunan. Tidak hanya itu saja, Riau juga akan mampu menyejahterakan masyarakatnya.

Aksi yang dilakukan di Tugu Zapin pada (07/11/2019) sore tersebut, diawali dengan pembentangan spanduk yang bertuliskan, “Hiroshima Nagasaki hancur karena BOM, Riau hancur karena BON #TolakRiauBerhutang.” Kemudian, Syafrul Ardi selaku Presiden Mahasiswa, Abdul Hamid selaku Wapresma, Juni Saputra selaku Menteri Sosial Politik, Ramadhana Ari selaku Menteri Hadkesma melakukan orasi. Sembari orasi, massa aksi yang lain membagikan 1000 stiker yang berisikan kata-kata sindiran kepada Gubernur Riau, seperti “Riau Bermartabat, Riau Tidak Berhutang,” “Tolak Riau Berhutang.”

Syafrul Ardi selaku Presiden Mahasiswa menegaskan bahwa BEM Universitas Riau menolak pencanangan hutang tersebut. Sebab Riau ini memiliki sumber daya alam yang sangat berpotensi untuk kesejahteraan rakyat. “BEM Universitas Riau dengan tegas menolak Riau berhutang. Riau yang kaya akan sumber daya alam, di bawah minyak di atas minyak tak seharusnya berhutang untuk pembangunan infrastruktur.” ungkap Syafrul saat diwawancarai.

Bersamaan dengan hari aksi tersebut, kabar wacana berhutang tersebut sudah dibatalkan. Menanggapi info tersebut, Syafrul selaku Presiden Mahasiswa BEM UNRI, “Setelah mendapatkan informasi pembatalan hutang tersebut, kita berharap jangan sampai memberikan solusi instan lagi untuk pembangunan infrastruktur ini. Ada bagusnya, dilakukan secara bertahap. Riau yang kaya dengan minyak ini dan sejumlah SDA lainnya bisa dikelola secara fokus dan matang lagi,” ujar Syafrul.

“Hutang bukan solusi untuk dijadikan tolak ukur baiknya pembangunan daerah. Pikirkan juga jangka panjang ke depannya. Hutang itu berbunga dan pastinya Riau akan semakin melarat kalau hutang dijadikan solusi. Berkaca juga dengan pemerintah pusat, efeknya justru rakyat semakin sengsara saat ini. Semoga pemerintah Riau ke depannya lebih mematangkan konsep lagi dalam mengambil keputusan besar.” jelas Syafrul. (FLM)
.
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN SOSIAL DAN POLITIK
.
KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2019