Hai, Kolaborator Perjuangan!
.
Selamat malam! SI-EDU kembali lagi nih untuk mengisi waktu luangmu 😉 kira – kira kali ini membahas apa ya? Wah kali ini tema SI-EDU adalah “Koruptor Merajalela, OTT Membara, KPK Melemah?”. Benar tidak ya? Daripada penasaran kuy baca 😆
.
Penangkapan Wahyu Setiawan dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024 harus jadi momentum memperbaiki proses rekrutmen Komisioner KPU. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sekitar Rp400 juta dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan. Duit yang disita oleh KPK itu merupakan pecahan mata uang asing.
.
Berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK tahun 2018, Wahyu punya harta benda total senilai Rp 12.812.000.000. Sementara itu, KPK telah mengumumkan empat tersangka lainnya dalam kasus suap terkait dengan penetapan anggota DPR RI terpilih 2019-2024.
.
Namun, Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepekan belakangan dianggap masih menyisakan celah hukum. Hal ini terkait dua operasi tangkap tangan berturut-turut yang dilakukan pekan ini.
.
Ayo luangkan waktumu untuk membaca hal – hal yang bermanfaat, dengan membaca SI-EDU salah satunya 😉 selain menambah wawasan dan pengetahuanmu, SI-EDU juga melatihmu untuk berfikir kritis. Selamat membaca !
.
Hidup Rakyat Indonesia !

.
____________________________________
Presiden Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Presiden Mahasiswa : Abdul Hamid
———————————————————
KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI

KABINET SRI INDRAPURA
BEM UNIVERSITAS RIAU 2020